Senin, 10 November 2008

TIPS MERANCANG KEGIATAN

Dalam membuat atau merancang suatu kegiatan baik itu di luar maupun di dalam ruangan ada baiknya kita mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Sebuah kegiatan yang baik bukan hanya hasil akhir yang diperoleh tapi proses dalam pencapainnya.

Untuk mewujudkan hal itu, ada baiknya dipertimbangkan beberapa konsep pemikiran sebagai berikut:

Berpikir Terbalik

Dalam proses kegiatan, apapun jenisnya, sebaiknya selalu dilakukan proses perencanaan terlebih dahulu sebelum bertindak. Untuk memudahkan proses perencanaan akan lebih baik jika seseorang memahami konsep berpikir terbalik.

Cobalah menerawang ke masa depan yang akan datang dan membayangkan kondisi apa yang ingin dicapai atau diwujudkan di masa depan. Agar lebih konkret, gambaran sasaran atau tujuan itu harus diuraikan dalam bentuk kata keadaan/kondisi dan bukan berupa kata kerja atau aktivitas tertentu.

Banyak yang sering salah menafsirkan sasaran dengan uraian berupa kata kerja atau aktivitas, padahal sesungguhnya sasaran merupakan gambaran tentang kondisi/keadaan yang sifatnya statis dan berada pada kurun waktu yang akan datang.

Jadi bila ditanyakan apa sasaran Anda, maka jawabannya bukan sasaran saya adalah mendaki puncak everest...! jawaban ini salah karena penyataan tersebut hanya menggambarkan kegiatan yang akan Anda lakukan dan bukan sasaran yang ingin dicapai. Seharusnya jawaban Anda adalah Sampai di puncak Everest...!

Agar lebih baik lagi maka dapat juga mengambil konsep SMART, yaitu Specific, measurable, attainable, realistic, dan time bounded (spesifik, terukur, dapat dicapai, realistis, dan ada batasan waktu)

Jadi, bila sasaran Anda ingin memenuhi kaidah SMART, kira-kira rumusannya adalah : sampai di puncak Everest melalui jalur selatan, pada hari....bulan....tahun....., dengan hanya membuat....stasiun perantara!

Tidak ada komentar:

Template by:
Free Blog Templates